RakyatSejati.com
JAKARTA – Di tengah berkembangnya berbagai organisasi di Indonesia, semangat pengabdian harus tetap menjadi fondasi utama. Organisasi tidak boleh berubah menjadi sarana mencari keuntungan pribadi, mengejar jabatan, atau membangun kepentingan kelompok, melainkan harus menjadi wadah untuk melahirkan kepedulian, persaudaraan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Umum DPP PASTI (Pengacara dan Aktivis Sejati), Rudy Silfa, S.H., M.H., menegaskan bahwa nilai sebuah organisasi tidak ditentukan oleh besarnya struktur kepengurusan ataupun banyaknya anggota, tetapi oleh sejauh mana organisasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Tujuan kita berorganisasi bukan untuk mencari kepentingan pribadi, bukan untuk mengejar popularitas, dan bukan untuk saling membanggakan jabatan. Kita hadir untuk memperbanyak silaturahmi, memperbanyak teman, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama mengabdi kepada masyarakat,” tegas Rudy Silfa.
Menurutnya, setiap pengurus dan anggota PASTI harus menjadi pribadi yang mampu menghadirkan solusi, menebarkan semangat kebersamaan, serta berdiri di barisan terdepan dalam memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
“Jangan hanya menjadi nama dalam daftar kepengurusan. Jadilah pengurus yang benar-benar bekerja, bergerak, dan bermanfaat. Organisasi akan dikenang bukan karena banyaknya anggotanya, tetapi karena besarnya pengabdian yang diberikan kepada masyarakat,” lanjutnya.
PASTI mengajak seluruh pengurus di semua tingkatan untuk memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, dan terus menghadirkan karya nyata. Sebab, organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu memberikan manfaat, menjadi harapan masyarakat, serta meninggalkan jejak pengabdian bagi bangsa dan negara.
Dewan Pimpinan Pusat
PASTI (Pengacara dan Aktivis Sejati)
“Berjuang Untuk Kebenaran, Bekerja Dengan Ikhlas.”






